Tampilkan postingan dengan label Tumbuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tumbuhan. Tampilkan semua postingan
Pengertian Pertumbuhan  Pada Tumbuhan

Pengertian Pertumbuhan Pada Tumbuhan

diambil dari : ourbrain.110mb.com



Coba Anda perhatikan gambar di atas ! 
Apa yang terjadi dengan sebutir biji tersebut ? 
Dalam biologi, biji tersebut dikatakan sedang mengalami pertumbuhan atau dengan kata lain, biji tersebut sedang tumbuh.
Berdasarkan ilustrasi di atas, pertumbuhan dapat diartikan sebagai proses perubahan  pada mahkluk hidup  yang bersifat ireverseble ( tidak kembali ).

Beberapa  pengertian pertumbuhan pada tumbuhan , yang sering dikemukakan pada berbagai sumber literatur antara lain :
  • Pertumbuhan adalah proses pertambahan volume yang ireversebel ( tidak dapat balik ) karena ada pembelahan mitosis atau pembesaran sel tumbuhan
  • Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran, berat atau jumlah sel tumbuhan
  • Pertumbuhan adalah proses perubahan pada mahkluk hidup yang ditandai oleh adanya perubahan ukuran kuantitatif ( yang dapat diukur menggunakan alat ukur tertentu seperti berat, panjang / tinggi ) dan hasil  perubahan tersebut tidak bisa kembali lagi kepada keadaan semula.
Pertumbuhan merupakan sebuah proses kehidupan yang bisa diukur secara kuantitatif.
Pada tumbuhan, proses pertumbuhan dengan mudah dapat kita amati dan kita ukur terutama adanya pertambahan tinggi / panjang batang tanaman.
Alat yang biasa digunakan untuk mengukur pertumbuhan pada tumbuhan dinamakan auksanometer.
Aukasnometer ( from : dc376.4shared.com )
Beberapa macam Hormone yang berperan dalam Pertumbuhan Tumbuhan

Beberapa macam Hormone yang berperan dalam Pertumbuhan Tumbuhan

Hormon pada tumbuhan ( fitohormon )  merupakan salah satu factor internal yang memiliki
pengaruh penting terhadap pertumbuhan tumbuhan selain factor genetic. Fitohormon merupakan
zat ( zat tumbuh ) yang disintesis pada sel / jaringan tertentu pada tumbuhan, seperti : embrio dalam biji, meristem batang, daun-daun muda, akar bahkan buah.
Beberapa jenis fitohormon  beserta peran / fungsinya antara lain :
NO
Nama hormone
Peranan / fungsi
1
Auksin
Merangsang pemanjangan dan pembesaran ukuran sel ( baik pada batang maupun akar )
Merangsang pembentukan bunga dan buah
Merangsang pembentukan akar lateral
Merangsang terjadinya proses deferensiasi
Mendorong adanya dominansi apikal
2
Giberelin
Merangsang pembelahan sel cambium
Merangsang pembungaan
Merangsang pembentukan buah tanpa biji
Merangsang tanaman tumbuh sangat cepat sehingga ukuran raksasa
3
Sitokinin
Menggiatkan pembelahan sel
Memperngaruhi pertumbuhan sel
Mempengaruhi pertumbuhan tunas
4
Asam absisat
Menghambat perkecambahan biji
Mempengaruhi proses pembungaan
Memperpanjang masa dormansi umbi
Mempengaruhi pucuk tumbuhan untuk melakukan dormansi
5
Gas etilen
Mendorong proses pematangan buah
Merangsang pengguguran daun dan buah
Menyebabkan batang tumbuh menjadi tebal
6
Kalin, meliputi
  • Filokalin
  • Kaulokalin
  • Rizokalin
  • Anthokalin

Merangsang pertumbuhan daun
Merangsang pertumbuhan batang
Merangsang pertumbuhan akar
Merangsang pertumbuhan bunga
7
Asam traumalin
 ( hormone luka )
Berperan dalam regenerasi sel ( membantu menutupnya luka pada akar maupun batang )
Peranan Tumbuhan bagi Kelangsungan Hidup di Bumi

Peranan Tumbuhan bagi Kelangsungan Hidup di Bumi

Dalam klasifikasi, tumbuhan merupakan kingdom / regnum tersendiri yang dinamakan kingdom / regnum Plantae ( Kerajaan tumbuhan ).
Dalam beberapa klasifikasi, secara umum terdiri atas beberapa divisi yaitu : divisi Bryophyta ( tumbuhan lumut ), divisi Pteridophyta ( tumbuhan Paku ), divisi Angiospermae ( tumbuhan berbiji tertutup ) dan divisi Gymnospermae ( tumbuhan berbiji terbuka ).
Dalam kehidupan sehari-hari, telah nyata kita rasakan bahwa tumbuhan memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan di bumi. Dari sekian banyak peran yang dimainkan oleh tumbuhan, hampir sebagian besar memberikan peranan positip karena berbagai manfaat yang diberikan / yang bisa di dapatkan dari keberadaan tumbuhan.

Beberapa peran penting yang diberikan oleh tumbuhan bagi kehidupan di bumi antara lain :
  • Sebagai Produsen dalam ekosistem. Kemampuan fotosintesis yang dimiliki oleh tumbuhan menjadikan mereka bisa menyediakan sumber makanan untuk kehidupan mereka sendiri, dan beberapa senyawa lainnya disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk amilum / pati yang dimanfaatkan oleh mahkluk hidup ( terutama konsumen primer ) sebagai sumber makanan.Sehingga dapat dikatakan tumbuhan menjadi sumber kehidupan utama bagi mahkluk hidup lainnya, karena energi yang berasal darinya akan ditransfer kepada mahkluk hidup lainnya melalui rantai makanan dan jaring-jaring makanan.
  • Mengendalikan siklus / daur biogeokimia. Kemampuan fotosintesis tumbuhan juga menjadi "jaminan" berlangsungnya daur beberapa senyawa kimia di bumi. CO2 yang merupakan zat "tak berguna" bagi mahkluk hidup lain oleh tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan pembentukan senyawa organik termasuk juga dihasilkannya O2 yang merupakan senyawa penting bagi mahkluk hidup lainnya.
  • sebagai agen pelapukan batuan. Tumbuhan lumut merupakan vegetasi perintis yang mampu merubah struktur batuan ataupun karang menjadi tanah yang subur.
  • Mencegah terjadinya banjir, tanah longsor dan penyedia cadangan air tanah. Akar tumbuhan yang menembus sampai ke dalam tanah, tajuk-daun yang lebat pada tumbuhan mampu menahan derasnya aliran air di permukaan menyerap dan menahan air ketika terjadi hujan.
  • memberikan manfaat lain kepada manusia. Keberadaan tumbuhan di bumi juga menjadi berkah tersendiri bagi manusia. Dengan kemampuan berpikirnya, tumbuhan bisa menjadi "sesuatu" yang bernilai lebih bagi manusia. Beberapa nilai dan manfaat yang bisa diambil oleh manusia dari tumbuhan antara lain :
  1. Nilai konsumtif . yang meliputi semua manfaat yang bisa diambil oleh manusia untuk dikonsumsi secara langsung , seperti : sumber bahan pangan, bahan bakar ( kayu bakar ), bahan bangunan.
  2. nilai produktif , yang meliputi semua manfaat yang bisa diambil oleh manusia untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku industri atau produksi. Misalnya : sebagai bahan baku industri mebel, bahan baku industri obat, bahan baku industri makanan dll.
  3. Nilai non produktif, meliputi semua manfaat yang bisa diambil oaleh manusia untuk kepentingan-kepentingan lain di luar konsumsi dan produksi. Seperti : sebagai sumber plasma nutfah, penjaga keseimbangan ekosistem, bahan penelitian, hobby, rekreasi dll.
Ciri-ciri dan klasifikasi Kingdom PLANTAE ( kerajaan Tumbuhan )

Ciri-ciri dan klasifikasi Kingdom PLANTAE ( kerajaan Tumbuhan )

Siapa tak kenal tumbuhan ? 
Ya... tumbuhan merupakan sosok mahkluk hidup yang mudah kita kenali dan mudah kita "tangkap" karena dia tidak bisa bergerak pindah tempat, atau disebut immotil.

Ciri-ciri apa saja yang membedakan tumbuhan dengan mahkluk hidup lainnya ?
Berikut ini adalah beberapa hal penting yang dapat digunakan untuk mencirikan tumbuhan ( Plantae ) :
  • multiseluler, tumbuhan merupakan mahkluk hidup yang tersusun atas banyak sel yang terdeferensiasi menjadi berbagai macam jenis jaringan
  • eukariotik. Sel penyusun tubuh tumbuhan memiliki membran inti sel yang melindungi materi genetik di dalamnya
  • dinding sel dari selullosa. Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang melindungi membran sel. Zat utama penyusun dinding sel adalah sejenis karbohidrat ( polisakarida ) bernama selullosa.
  • memiliki akar-batang-daun. Tubuh tumbuhan melekat pada dasar karena memiliki akar yang tertanam di dalam media hidupnya, disusul dengan batang yang menjulang dan daun yang berjumlah banyak.
  • Fotoautotrof. Tumbuhan merupakan mahkluk hidup yang mampu mencukupi kebutuhan nutrisi sendiri, karena memilki keammpuan melakukan sintesis. Kemampuan ini dimungkinkan karena sel-sel tumbuhan terutama yang menyusun daun ( mungkin juga beberapa batang ) memiliki kloplast yang didalamnya tersimpan klorofil ( sejenis pigmen yang punya peranan penting dalam peristiwa fotosintesis ).
  • menyimpan cadangan makanan dalam bentuk amilum / tepung atau zat pati.
Saking banyaknya jumlah anggota kingdom plantae, menyebabkan banyak ragam cara para ahli tumbuhan ( botanolog ) dalam menyusun klasifikasi kingdom plantae.
Beberapa macam klasifikasi yang telah dilakukan oleh para botanologist, antara lain :

1.  Berdasarkan cara berkembangbiaknya , kingdom plantae diklasifikasikan menjadi :
  • tumbuhan berspora ( Sporophyta ) yang terdiri dari : divisi Bryophyta dan divisi Pteridophyta
  • tumbuhan berbiji ( Spermatophyta ) yang terdiri dari : divisi Gymnospermae dan divisi Angiospermae
2. Berdasrkan ada tidaknya jaringan pembuluh pengangkut ( xileem dan floem ), kingdom Plantae  
    diklasifikasikan menjadi :
  • Atracheophyta ( tumbuhan yang tidak berpembuluh ), meliputi divisi Bryophyta
  • Tracheophyta ( tumbuhan yang memiliki pembuluh ) meliputi : divisi Pteridophyta, divisi Spermatophyta

Label

abiotik abitik aflatoksin alga AlQur'an amphibi anabolisme anaerob angka kelulusan archaeobacteria arthropoda Asal usul asal-usul kehidupan askogonium askospora Aspergillus avertebrata bab ekologi bacteria Beberapa Teori Hukum Pewarisan Sifat belajar aktif biodiversitas biologi umum BIOLOGI X BIOLOGI X. mollusca BIOLOGI XI BIOLOGI XII Biometri bioteknologi bioteknologi konvensional bioteknologi modern biotik bryophyta bukti evolusi bukti ilmiah bukti-bukti burung cacing gilig cacing pipih cacing tanah cara agar cara biologi dipelajari cara pengeluaran cairan tubuh Cara Sukses Belajar ciiri-ciri Ciri - Ciri ciri-ciri ciri-ciri enzim ciri-ciri fungi ciri-ciri jamur ciri-ciri virus cnidaria CO2 coelenterata contoh dampak negatif dampak positif Darwin dasar daur biogeokimia daur hidup defisiensi delesi DNA dunia hewan duplikasi efek rumah kaca efek rumah kits ejakulasi dini ekologi ekosistem ekskresi enzim eubacteria evolusi fakta-fakta fermentasi fermentasi alkohol fermentasi asam laktat flora fauna fosfolipid fotosintesis fungi FUNGI/JAMUR fungsi Fusarium ganggang gangguan gastrointestinal gen genetik Genetika ginjal glikolipid Glikolisis gonorrhoe greenhouse effect gula hereditas hewan berongga hewan dan manusia hipofisis hk.Hardy-Weinberg hk.Mendel II ho t hokum Mendel hormon hukum hukum Mendel I hukum Mendel II hydra impotensi insecta inversi parasentrik inversi perisentrik Invertebrata jasa jenis jenis-jenis kanker kapang karbohidrat karbon katabolisme katabolisme karbohidrat katak katenasi Keanekaragaman Hayati kehidupan kelainan kelas Ascomycotina kelas XII IPA kemosintesis kerajaan hewan khas indonesia kimia kimiawi kindom plantae Kingdom Animalia kingdom Protista klasifikasi komponen konidia konidiofor konsep belajar konsep evolusi konvensional kromosom kulat kuliah kulit Kurikulum laki-laki lammark lammarkisme Lembar Kegiatan Siswa limbah lingkungan LKS lumut lupa macam macam mutasi mahluk hidup makanan manfaat mereviev manusia master of glands masyarakat materi kls X/1 materi kls X/2 Materi kls XI / 2 materi kls XII / 2 materi klsXII/1 meiosis mekanisme mekanisme evolusi membran memperbaiki nasib menstruasi Metabolisme metabolisme lemak metabolisme protein mikroba mitosis Model DNA monera monosomik Motivasi mudah murah mutagen Mutasi mutu sekolah nasib diri nematelminthes Neurospora ngantuk nullisomik Nutfah O2 Opini/pendapat organ otak ovum paru-paru pembelahan sel pembelajaran pencernaan Pencernaan makanan pada hewan pengelompokkan pengertian Penicillium penis penyakit peranan peranan monera peranan virus Perbedaan antara Fotosintesis dg Kemosintesis perbedaan DNA-RNA perbedaan fermentasi asam laktat dengan fermentasi alkohol perkembangbiakan tumbuhan pernapasan persilangan dihibrid Persilangan Monohibrid pertumbuhan Pertumbuhan Perkembangan Tumbuhan Pertumbuhan Tumbuhan pewarisan sifat piramida planaria Plantae Plantae/Tumbuhan Plasma platyhelminthes poliploidi porifera preformasi prinsip produk prokariot Proses dan Enzim yang Berperan. protista protista mirip hewan protista mirip tumbuhan protozoa pteridophyta raja singa rantai makanan reaksi blackman reaksi gelap reaksi Hill reaksi terang rencana penelitian rencana percobaan Replikasi DNA reproduksi reproduksi generatif reproduksi manusia reproduksi tumbuhan reptilia respirasi respirasi aerob respirasi anaerob RNA Ruang Lingkup Biologi sains sake sampah sel senyawa anorganik senyawa organik senyawa penyusun sifilis siklus calvin sintesis sistem sistem ekskresi sistem endokrin sistem hormon sistem koordinasi sistem regulasi Sistem Reproduksi sistem respirasi sistem saraf sistem saraf pusat sistem transportasi Sistem Transportasi pada Avertebrata sistem urinaria SKL soal-soal sperma spermatogenesis pd hewan spermatophyta spermatozoa spons Standar Kompetensi Lulusan struktur struktur DNA struktur membran sel struktur RNA sumsum tulang belakang teknologi teori Teori Asal Usul Kehidupan teori darah teori darwin teori epigenesis teori evolusi Teori Evolusi Darwin teori heackel teori pangenesis testis tetraploidi tetrasomik translokasi transportasi sel Trichoderma triploidi trisomik Tumbuhan tumbuhan berbiji tumbuhan lumut tumbuhan paku Tuntunan Agama ujian nasional UN UN 2011 unsur unsur makro unsur mikro Virus wanita zat tumbuh