Teori  Asal Usul Kehidupan

Teori Asal Usul Kehidupan

Dari apa kehidupan berasal ? Dari mana kehidupan bermula ?


merupakan pertanyaan yang sampai hari ini belum mampu dijawab oleh para ilmuwan
Divisi Bryophyta

Divisi Bryophyta

Pernahkah anda melihat helaian benang-benang yg berwarna hijau di kolam air tawar atau empang atau di sawah ? Orang kebanyakan menyebut benda tsb sebagai lumut. Benar kah ?

untuk menyakinkan jawaban anda, pelajari dg seksama uraian berikut ini ! Yuuk..,
Lumut merupakan sebutan umum di negeri Indonesia bagi divisi bryophyta. Apa ciri-ciri tumbuhan lumut ?
Ciri-ciri lumut ,al :
1. Hidup di darat, terutama tempat lembab ( menempel di batang pohon, di tembok pagar rumah dll ).
2. Berwarna hijau
3. Mempunyai bagian tubuh mirip dg daun, batang dan akar ( lebih sering disebut rizhoid ).
4. Tidak memiliki jaringan pembuluh pengangkut ( xylem dan floem tidak ada ).
Bagaimana lumut berkembangbiak ?
Dalam masa hidupnya ,lumut mengalami pergiliran generasi (metagenesis), yaitu generasi sporofit ( menghasilkan spora ) dan generasi gametophyt ( menghasilkan sel kelamin/gamet ).

Perhatikan skema metagenesis Lumut berikut !
--->Lumut dewasa -->antheridium (menghasilkan spermatozoid ) dan Archegonium (menghasilkan ovum) -->sperma +ovum melebur -->zigot-->sporogonium --> spora-->protonema -->tumbuhan lumut muda ( setelah dewasa, akan menjadi gametofit. Dan seterusnya.

Klasifikasi.
Beberapa pakar botani, mengelompokkan tumbuhan menjadi 3 kelompok, yaitu :
a. Lumut hati ( hepaticopsida), dg ciri utama : biasanya tumbuh mendatar di atas permukaan tanah, struktur daun dan batang menyatu,selalu bercabang dua (dikotomi) akar berupa rhizoid. Contoh : Marchantia
b. Lumut tanduk, dg ciri khas : tumbuh mendatar, tangkai spora berdiri tegak, kotak spora bentuknya spt tanduk. Contoh: Anthoceros sporophyter.
c. Lumut sejati /musci/lumut daun ( bryopsida ),dg ciri tumbuh tegak spt pohon, daun tersusun secara melingkar/spiral
contoh : Polytrichum commune, Sphagnum fimbriatum, S. squarrosum.

Bagaimana tumbuhan lumut berkembang biak ?
Ada 2 cara perkembangbiakan lumut, yaitu :
i. Seksual / generatif, melalui peleburan spermatozoid dg ovum membentuk zigot.
- berdasarkan letak antheridium dan arkegoniumnya, dikenal ada lumut berumah satu , ada lumut berumah dua.
ii. Aseksual / vegetatif, dilakukan dg : pembentukan kuncup (gemma), fragmentasi.

Bagaimana peranan lumut dalam kehidupan?
Secara umum lumut memiliki peran positip sbg vegetasi perintis, mencegah erosi, menyerap dan menahan air hujan, sbg bahan bakar, bahan pengganti kapas ( spt Sphagnum ), dan obat hepatitis atau radang hati.
Pada sisi lain, keberadaan lumut bisa mengganggu manusia misalnya lumut yg menempel pada dinding tembok rumah / pagar / batu candi dpt menyebabkan pelapukan .

Pustaka :
- Campbell, N.A.,1996,Biology fourt edition, Benjamin C.P.C,Inc, Redwood City.
- Widodo A,dkk, 2008, Materi Kurikuler Biologi SMP, Jakarta, Universitas Terbuka.
Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman Hayati

Jika anda ditanya,'berapa jumlah mahkluk hidup yang ada di bumi?. Apa jawaban anda ?,


ya... ,jumlahnya cukup dan sangat sulit dihitung . Menurut catatan, negara Indonesia yg luas wilayah daratannya 1.23% dr seluruh luas daratan dunia memiliki kurang lebih 28.000 species tumbuhan berbunga ( 11% dari seluruh jenis tumbuhan berbunga yg ada di daratan bumi ). Subhanalloh. Bagaimana dg tumbuhan tak berbunganya ? Jenis hewannya ? Jenis jamurnya ? Dll..dan belum lagi jumlah populasi masing-masing species...dimana antara individu satu dg lainnya yg masih satu species juga berbeda satu sama lain.
Nah fenomena ini menunjukkan adanya keanekaragaman hayati ( kehati ).

Jadi, kehati menunjukkan terdapatnya berbagai macam/jenis mahkluk hidup di bumi. Lalu ...apa yg menyebabkan adanya keanekaragaman tersebut?..anda benar, keanekaragaman tsb disebabkan oleh adanya keanekaragaman faktor genetis yg berinteraksi dg faktor lingkungan ( biotik maupun abiotik ) yg beranekaragam juga.


Tingkat keanekaragaman hayati .
Pada prinsipnya keanekaragaman hayati dapat dilihat pada pelbagai tingkat organisasi kehidupan,yaitu :
1. Keanekaragaman hayati tingkat gen.
Keanekaragaman pada tingkat ini ditandai oleh adanya variasi/perbedaan ciri dan sifat di antara makhluk hidup yg masih satu jenis. Contoh :

a. Pada jenis padi ( Oryza sativa ) terdapat beberapa varietas spt.: padi C4, padi IR64, padi rojolele, padi cisadane, padi memberamo, dll.
b. Pada jenis kelapa, dikenal ada beberapa varietas seperti: kelapa hijau, kelapa kopyor, kelapa hibrida, kelapa gading...coba anda cari contoh lain!.


2. Keanekaragaman hayati tingkat species/jenis.
Keanekaragaman pada tingkat ini ditunjukkan oleh adanya perbedaan antara individu berbeda species tetapi masih satu genus atau familia. Contoh :
a. Pada familia palmae, dikenal ada beberapa jenis seperti : kelapa, aren, pinang, lontar dll.
b. Pada famili felidae, dikenal ada Singa dan harimau .
Bagaimana, anda bisa memberikan contoh yg lain ?

3. Keanekaragaman tingkat ekosistem.
Pada tingkat ini, keanekaragaman ditunjukkan oleh terdapatnya beberapa macam/jenis ekosistem yg didominasi oleh jenis hewan atau tumbuhan tertentu. Contoh : pada habitat darat, pohon kelapa membentuk ekosistem pantai, pohon aren membentuk ekosistem pegunungan rendah, pohon pinang membentuk ekosistem pegunungan basah.dan lain-lain.
MUTASI

MUTASI

Pengertian :
menurut Hugo de Vries ,mutasi berarti perubahan fenotip yang mendadak,bersifat menurun dan terjadi karena
penyimpangan gen.
Secara umum mutasi berarti perubahan materi genetik yang bersifat menurun,terutama bila perubahan itu terjadi pada sel kelamin /gamet. Berdasarkan jenis materi yg mengalami perubahan,mutasi dikelompokkan menjadi dua yaitu mutasi gen dan mutasi kromosom.

1. Mutasi gen '( mutasi kecil/mutasi titik/point mutation ).
Mutasi jenis ini ditandai oleh adanya perubahan struktur molekul asam nukleat ( DNA / RNA ) terutama urutan basa nitrogen. Secara umum,mutasi gen meliputi :
a. Mutasi tak bermakna ( non sense mutation ), jika terjadi perubahan satu basa N pada triplet tetapi tidak mengubah urutan asam amino. Contoh : kodon UUA mengalami perubahan menjadi UUU. Perubahan ini tdk menyebabkan perubahan urutan asam amino yg akan terbentuk karena kode UUA, UUU mengkodekan as.amino fenilalanin.

b. Mutasi ganda tiga ( triplet mutation ).
Tanda terjadinya mutasi jenis ini adalah hilangnya 1 triplet atau lebih. Perubahan ini berakibat pada perubahan urutan asam amino. Contoh : urutan basa N rantai sense DNA sebelum tjd perubahan adalah 5'-AAA-CGA-GAG-3', berubah menjadi 5'-AAA-CGA-3'. ket: triplet GAG hilang .Perubahan ini berakibat pada perubahan urutan asam amino ( dpt menyebabkan perubahan fenotip ).

2. Mutasi kromosom.
Istilah mutasi kromosom lebih dikenal sebagai aberasi kromosom/kerusakan kromosom. Ada juga yg menyebutnya sbg mutasi besar. Mutasi ini meliputi :
a. Perubahan jumlah.
- disebut juga ploidi
- dibedakan menjadi :
a.1. Euploidi.
- terjadi perubahan perangkat atau genom kromosom ( kromosom normal pada sel tubuh adalah 2n/diploid, sedangkan pada sel gamet adalah n/diploid .
- macam euploidi, al : triploid, tetraploid, poliploid.
a.2. An euploidi
- tjd perubahan pada salah satu perangkat/genom
- disebut juga an eusomik
- macamnya : monosomi ( 2n-1 ), nullisomi ( 2n-2 ), trisomi ( 2n+1 ), tetrasomi ( 2n+2 )
Tujuh Kebiasaan setiap Hari

Tujuh Kebiasaan setiap Hari

"Bisa karena terbiasa".Begitu kira-kira pesan nenek moyang.Memang untuk bisa menjadi atau melakukan sesuatu, maka kita harus membiasakan diri melakukan sesuatu.
Dan secara fitrah Tuhan telah menciptakan manusia dengan dibekali berbagai macam potensi dalam diri setiap manusia. Tinggal bagaimana setiap manusia itu memupuk, menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri mereka masing-masing. Sehingga potensi-potensi itu menjadi "sesuatu" yang berguna bagi dirinya sendiri, diri orang lain dan juga lingkungan yang ada di sekitar dimana seseorang itu berada.
Trus ..kebiasaan apa saja yg harus kita biasakan ?


Menurut Steven R.Covey, ada 7 kebiasan ( the seven habbits ) yg perlu kita pupuk dan piara dalam keseharian kita. Kebiasaan itu adalah :

1.MENJADI PROAKTIF
Dengan cara :
*Bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri -masa kini, lalu dan yang akan datang-
*dan membuat pilihan pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai ketimbang pada suasana hati atau keadaan
*Melakukan perubahan dan tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain
*Melakukannya dengan mengembangkan serta menggunakan keempat karunia manusia – kesadaran diri, hati nurani, daya imajinasi dan kehendak bebas—
*Menggunakan pendekatan dari dalam keluar. Bukan sebaliknya
*Bertekad menjadi daya pendorong kraetif dalam hidup mereka sendiri

2.MERUJUK PADA TUJUAN AKHIR
Dengan cara :
- Menjalani kehidupan sehari-hari dengan tujuan yang jelas
- Membuat komitmen terhadap diri sendiri untuk mencapai tujuan

3.MENDAHULUKAN YANG UTAMA
- Memfokuskan perhatiaannya pada apa yang paling penting, entah mendesak entah tidak.

4.BERPIKIR MENANG = MENANG
Dengan cara :
- Berusaha mencapai keuntungan bersama, didasarkan pada sikap saling menghormati dalam semua interaksi ( semua bisa merasakan, menikmatinya )
- Tidak berpikir egois
- Berpikir saling tergantung
- Mencari solusi yang sama-sama menguntungkan

5.BERUSAHA MEMAHAMI TERLEBIH DAHULU, BARU DIPAHAMI
Dengan cara :
- Mendengarkan dengan seksama, untuk memahami orang lain ketimbang untuk menanggapinya
- Berusaha memahami menuntut kemurahan

6.MEWUJUDKAN SINERGI
Dengan cara :
- Menghasilkan alternative ketiga . “Bukan caramu dan bukan pula caraku, tetapi cara ketiga yang lebih baik ketimbang cara kita masing-masing”
- Memanfaatkan perbedaan-perbedaan yang ada dalam mengatasi masalah dan memanfaatkan peluang

7.MENGASAH “GERGAJI” :
Dengan cara :
- Memperbaharui diri terus menerus dalam keempat bidang dasar kehidupan :
>>FISIK,
>>SOSIAL/EMOSIONAL,
>>MENTAL,
>>ROHANIAH/SPIRITUAL

STANDAR KOMPETENSI dan KOMPETENSI DASAR dalam KTSP 2006

STANDAR KOMPETENSI dan KOMPETENSI DASAR dalam KTSP 2006

Berikut ini adalah Standar Kompetensi ( SK ) dan Kompetensi Dasar ( KD ) mata pelajaran

biologi SMA/MA.
Kelas XII IPA semester 1(gasal )
SK
KD
1. Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
1.1. Merencanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan
1.2. Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan
1.3. Mengkomunikasikan hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan
2. Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme
2.1. Mendeskripsikan fungsi enzim dlm proses metabo- lisme
2.2. Mendeskripsikan proses katabolisme dan anabolisme karbohidrat
2.3. Menjelaskan keterkaitan antara proses metabolisme karbohidrat dgn metabolisme lemak dan protein
3. Memahami penerapan konsep dasar dan prinsip2 hereditas serta implikasinya pd salingtemas
3.1. Menjelaskan konsep gen, DNA dan kromosom
3.2. Menjelaskan hubungan gen ( DNA)-RNA-polipeptida dan proses sintesis protein
3.3. Menjelaskan keterkaitan antara proses pembelahan mitosis dan meiosis dengan pewarisan sifat
3.4. Menerapkan prinsip hereditas dalam mekanisme pewarisan sifat
3.5. Menjelaskan peristiwa mutasi dan implikasinya dalam salingtemas
kelas XII IPA ,semester II/genap
SK
KD
4. Memahami teori evolusi serta implikasinya pada salingtemas
4.1. Menjelaskan teori, prinsip, dan mekanisme evolusi biologi
4.2. Mengkomunikasi-kan hasil studi evolusi biologi
4.3. Mendeskripsi-kan kecenderung-an baru tentang teori evolusi
5. Memahami prinsip2 dasar bioteknologi serta implikasinya pada salingtemas
5.1. Menjelaskan arti, prinsip dasar, dan jenis-jenis bioteknologi
5.2. Menjelaskan dan menganalisis peran bioteknologi serta implikasi hasil-hasil bioteknologi pada salingtemas.
STANDAR KOMPETENSI dan KOMPETENSI DASAR MAPEL BIOLOGI utk kelas X SMA/MA

STANDAR KOMPETENSI dan KOMPETENSI DASAR MAPEL BIOLOGI utk kelas X SMA/MA

Standar Kompetensi ( SK ) dan Kompetensi Dasar ( KD ) mata pelajaran biologi SMA/MA,

adalah sbb:
I. Kelas X, semester I/gasal.
SK
KD
1. Memahami hakekat biologi sebagai ilmu
1.1. Mengidentifikasi ruang lingkup biologi
1.2. Mendeskripsikan obyek dan permasalahan biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan ( molekul-sel-jaringan-organ-individu-populasi-ekosistem-bioma )
2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan mahkluk hidup
2.1. Mendeskripsikan ciri-ciri ,replikasi, dan peran virus dalam kehidupan
2.2. Mendeskripsikan ciri-ciri archaeobacteria dan eubacteria dan peranannya bagi kehidupan
2.3. Menyajikan ciri-ciri umum filum dalam kingdom protista, dan peranannya bagi kehidupan
2.4. Mendeskripsikan ciri-ciri dan jenis-jenis jamur berdasarkan hasil pengamatan, percobaan, dan kajian literatur serta peranannya bagi kehidupan
II. Kelas X, semester II ( GENAP )
3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati
3.1. Mendeskripsi konsep keanekaragaman gen, jenis, ekosistem melalui kegiatan penga- matan
3.2. Mengkomunika-sikan kehati Indonesia, dan usaha pelestarian serta pemanfaatan sumber daya alam
3.3. Mendeskripsi ciri-ciri divisio dalam kingdom plantae dan peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi
3.4. Mendeskripsi ciri-ciri filum dalam kingdom animalia dan peranannya bagi kehidupan
4. Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem
4.1. Mendeskripsi komponen ekosistem dalam aliran energi dan daur biogeokimia serta pemanfaatan komponen ekosistem bagi kehidupan
4.2. Menjelaskan keterkaitan antara kegiatan manusia dengan masalah perusakan/pencemaran lingkungan dan pelestarian lingkungan
4.3. Menganalisis jenis-jenis limbah dan daur ulang limbah
4.4. Membuat produk daur ulang limbah.

Label

abiotik abitik aflatoksin alga AlQur'an amphibi anabolisme anaerob angka kelulusan archaeobacteria arthropoda Asal usul asal-usul kehidupan askogonium askospora Aspergillus avertebrata bab ekologi bacteria Beberapa Teori Hukum Pewarisan Sifat belajar aktif biodiversitas biologi umum BIOLOGI X BIOLOGI X. mollusca BIOLOGI XI BIOLOGI XII Biometri bioteknologi bioteknologi konvensional bioteknologi modern biotik bryophyta bukti evolusi bukti ilmiah bukti-bukti burung cacing gilig cacing pipih cacing tanah cara agar cara biologi dipelajari cara pengeluaran cairan tubuh Cara Sukses Belajar ciiri-ciri Ciri - Ciri ciri-ciri ciri-ciri enzim ciri-ciri fungi ciri-ciri jamur ciri-ciri virus cnidaria CO2 coelenterata contoh dampak negatif dampak positif Darwin dasar daur biogeokimia daur hidup defisiensi delesi DNA dunia hewan duplikasi efek rumah kaca efek rumah kits ejakulasi dini ekologi ekosistem ekskresi enzim eubacteria evolusi fakta-fakta fermentasi fermentasi alkohol fermentasi asam laktat flora fauna fosfolipid fotosintesis fungi FUNGI/JAMUR fungsi Fusarium ganggang gangguan gastrointestinal gen genetik Genetika ginjal glikolipid Glikolisis gonorrhoe greenhouse effect gula hereditas hewan berongga hewan dan manusia hipofisis hk.Hardy-Weinberg hk.Mendel II ho t hokum Mendel hormon hukum hukum Mendel I hukum Mendel II hydra impotensi insecta inversi parasentrik inversi perisentrik Invertebrata jasa jenis jenis-jenis kanker kapang karbohidrat karbon katabolisme katabolisme karbohidrat katak katenasi Keanekaragaman Hayati kehidupan kelainan kelas Ascomycotina kelas XII IPA kemosintesis kerajaan hewan khas indonesia kimia kimiawi kindom plantae Kingdom Animalia kingdom Protista klasifikasi komponen konidia konidiofor konsep belajar konsep evolusi konvensional kromosom kulat kuliah kulit Kurikulum laki-laki lammark lammarkisme Lembar Kegiatan Siswa limbah lingkungan LKS lumut lupa macam macam mutasi mahluk hidup makanan manfaat mereviev manusia master of glands masyarakat materi kls X/1 materi kls X/2 Materi kls XI / 2 materi kls XII / 2 materi klsXII/1 meiosis mekanisme mekanisme evolusi membran memperbaiki nasib menstruasi Metabolisme metabolisme lemak metabolisme protein mikroba mitosis Model DNA monera monosomik Motivasi mudah murah mutagen Mutasi mutu sekolah nasib diri nematelminthes Neurospora ngantuk nullisomik Nutfah O2 Opini/pendapat organ otak ovum paru-paru pembelahan sel pembelajaran pencernaan Pencernaan makanan pada hewan pengelompokkan pengertian Penicillium penis penyakit peranan peranan monera peranan virus Perbedaan antara Fotosintesis dg Kemosintesis perbedaan DNA-RNA perbedaan fermentasi asam laktat dengan fermentasi alkohol perkembangbiakan tumbuhan pernapasan persilangan dihibrid Persilangan Monohibrid pertumbuhan Pertumbuhan Perkembangan Tumbuhan Pertumbuhan Tumbuhan pewarisan sifat piramida planaria Plantae Plantae/Tumbuhan Plasma platyhelminthes poliploidi porifera preformasi prinsip produk prokariot Proses dan Enzim yang Berperan. protista protista mirip hewan protista mirip tumbuhan protozoa pteridophyta raja singa rantai makanan reaksi blackman reaksi gelap reaksi Hill reaksi terang rencana penelitian rencana percobaan Replikasi DNA reproduksi reproduksi generatif reproduksi manusia reproduksi tumbuhan reptilia respirasi respirasi aerob respirasi anaerob RNA Ruang Lingkup Biologi sains sake sampah sel senyawa anorganik senyawa organik senyawa penyusun sifilis siklus calvin sintesis sistem sistem ekskresi sistem endokrin sistem hormon sistem koordinasi sistem regulasi Sistem Reproduksi sistem respirasi sistem saraf sistem saraf pusat sistem transportasi Sistem Transportasi pada Avertebrata sistem urinaria SKL soal-soal sperma spermatogenesis pd hewan spermatophyta spermatozoa spons Standar Kompetensi Lulusan struktur struktur DNA struktur membran sel struktur RNA sumsum tulang belakang teknologi teori Teori Asal Usul Kehidupan teori darah teori darwin teori epigenesis teori evolusi Teori Evolusi Darwin teori heackel teori pangenesis testis tetraploidi tetrasomik translokasi transportasi sel Trichoderma triploidi trisomik Tumbuhan tumbuhan berbiji tumbuhan lumut tumbuhan paku Tuntunan Agama ujian nasional UN UN 2011 unsur unsur makro unsur mikro Virus wanita zat tumbuh